Kamis, 20 Maret 2014

PT Pupuk Kaltim Gelar Panen Raya Padi Sawah di Desa Sangkima Kutai Timur



Produsen urea terbesar di Indonesia, PT Pupuk Kaltim melalui Departemen PKBL menggelar Panen Raya Padi Sawah secara simbolis di Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur Senin (17/3). 
Viewnya Mantap...
Alhamdulilah panen euy...
Panen secara simbolis ini dilakukan langsung oleh Manager PKBL Fatimah Ulfah, Manager Promosi dan Pelayanan Jajat Sudrajat, serta didampingi beberapa jajaran manajemen PT Pupuk Kaltim lainnya. Turut serta dalam acara tersebut mitra binaan PKBL yaitu kelompok tani Se-7 Jaya, serta wartawan PKTV.

Dari temu wicara dengan ketua kelompok tani Se-7 Jaya Beti Bella Bernandez yang berlangsung akrab dan santai mengatakan, hasil panen kali ini cukup berlimpah. Pasalnya, lahan seluas 46 hektare yang telah digarap selama 4 bulan tersebut, akhirnya mampu menghasilkan panen padi mencapai 4 ton per hektare. “Sebelum dibina PT Pupuk Kaltim kami hanya mampu menghasilkan panen 2 - 2,5 ton per haktare, tapi setelah dibina PT Pupuk Kaltim panen petani binaan bisa mencapai hingga 4 ton per hektare,” katanya. 

Menurut ketua kelompok tani Se-7 jaya yang beranggotakan 24 orang ini, pembinaan dari PKBL PT Pupuk Kaltim sangat berarti karena sebelum panen raya padi sawah dilakukan, perusahaan telah memberikan bimbingan teknis yang cukup intens. Mulai manajemen pertanian yang diperbaiki, imunisasi atau perlindungan tanaman padi sejak dini, serta dukungan bantuan pinjaman modal kerja sehingga hasil produksi padi pun dapat meningkat. 

“Bantuan PT Pupuk Kaltim telah kami rasakan manfaatnya dalam meningkatkan produktifitas, tidak hanya berupa bimbingan teknis dan bantuan pinjaman modal kerja, tapi juga hibah handtractor, mesin perontok padi, serta pompa air,” jelasnya. Atas bantuan yang telah diberikan, ia berterimakasih kepada PT Pupuk Kaltim yang terus memberikan kepeduliannya kepada masyarakat Kutai Timur, walaupun tempat dan jarak yang cukup jauh dari tempat produksi perusahaan. 

Sementara itu, staff Bagian Kemitraan Departemen PKBL, Slamet menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan produktivitas padi, tidak hanya di Bontang tetapi juga di wilayah lain. Lebih lanjut disampaikan  bahwa bantuan yang digulirkan diharapkan akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi lingkungan masyarakat sekitar sehingga hubungan harmonis diantara keduanya pun terjalin baik. 

Ia menambahkan, setelah panen raya dilakukan untuk kedepannya para petani diharapkan agar tidak lantas puas dan tidak berhenti pada tahap tersebut. “Pupuk Kaltim bertekad akan terus konsisten memberikan bimbingan kepada mitra binaan agar dapat lebih meningkatkan produksinya,” tutupnya. (Irma Safni)


2 komentar:

heri mengatakan...

brapa hektar tuh sawahnya?

Irma Safni mengatakan...

46 ha :)