Senin, 11 Maret 2013

Diskusi Panel Budaya *EdisiCakarPKT

Haloooo....jumpa lagii dengan irma disini yeaaah *udah macam lagunya Maissy ne...

Lamanya pang ga nulis di blog sangking sibuknya udah macam selevelan artis ibu kota saja hahaaa...eeh tapi serius loh yaah selama masuk dalam masa-masa training PKT mulai tanggal 11 Januari 2013 aku semakin sibuk. Soalnya...ada tugas kelompok sebut saja namanya diskusi panel budaya perusahaan...aku masuk kelompok Integritas.

Nah latihannya itu lumayan nyita waktu banget...kadang setelah kelas induksi kami tuh harus ngumpul buat diskusiin gimana-gimananya kelompok kami.

Terus hari libur dipake juga buat latihan...dan malamnya bisa sampe jam satu pagi loh...kelompokku benar-benar niat banget semangat 45 cuy...

Walaupun nyita waktu banget dan pastinya cape juga, tapi demi apa aku dan rekan-rekan ntah mengapa senang aja ngelakuin itu semua :)

Sampe kadang teman-teman kelompok lain tuh pada nanyain kalian kok kerajinan banget ngumpulnyaa....haha... agak bingung sebenarnya mau jawab apa, yang pasti aku bilang ke mereka bahwa :

1. Kelompok kami terlalu banyak ide sehingga ada modifikasi yang harus kami lakukan. Alhasil imbasnya adalah bisa dibilang termasuk sks sih ngerjainnya, karena 2 minggu lagi itu udah mesti tampil

Syuting Film Integritas :)

2. Yaah.... senang aja kalo kita udah kumpul. Banyak hal yang bisa kami lakukan misalnya, sharing knowledge, becandaan dari hal yang gazeb banget juga ada. Semua itu demi mengakrabkan kami sehingga bisa ngerasa seperti keluarga kecil dalam team budaya integritas...

Nah sehabis latihan itu, kami suka banget nongkrong di bubur ayam depan ramayana sama bubur ayam di orlet...tapi intensitas kami banyak di buryam orlet karena lebih enak aja gitu rasanya. Bahkan setelah diskusi panel sudah selesai terkadang kalau ada kesempatan kami masih nyempatin nongkrong disanaa loh *ga bermaksud promosi tempat makannya loh yaaah...heheee

 

Nongkrong Bubur Ayam dan Nasgor

Dari perjuangan kami itu, alhamdulilah membuahkan hasil sesuai target yang kami inginkan. Apa sajakah target itu sebagai berikut :

- Kami ingin semua penonton terhibur berat dengan penampilan kami

- Semua penonton tertawa terbahak-bahak sampe juri speechleess gak tau mau ngomong apa

- Dapet tepuk tangan yang meriah

- Para pemain selalu dikenang dengan keunikannya masing-masing ketika tampil

- Dan target terakhir adalah syukur-syukur kalau bisa masuk dalam 3 besar

Finallly...alhamdulilah semua itu dapat kami capai penonton sangat terhibur, tertawa, dapet tepuk tangan meriah, dan adegan kami yang selalu dibuat becandaan oleh teman-teman pasca tampil..dan juga kami bersyukur bisa berada di peringkat kedua. :)

Sebelum tampil @Ruang Mahoni PKT
Oh yaah guyss...nama team dalam pementasan yang kami lakukan disesuaikan dengan apa yang menjadi target budaya perusahaan di PT Pupuk Kaltim yaitu, Unggul, Integritas, Kebersamaan, Kepuasaan Pelanggan, Tanggap. 





Minggu, 20 Januari 2013

Menikmati Akan IndahMu :)

Pagi aku terbangun hendak buang air kecil...mataku tertuju ke atas

SUBHANALLAH!!!! Indahnya langit di atas bintang memancar dengan indahnya

suasananya pun dingin, maklum aku kan sekarang di daerah gunung...di bilang agak hutan juga iya karena memang banyak pepohonan...

aku senang menikmati semua  ini, menikmati semua yang diciptakan olehNya

kira-kira bintang-bintang itu bilang apa yah setiap aku mandangin mereka???? heheeee :D

 



*Ditulis di hutan teluk kaba, 23 Desember 2012 Pukul 04.14 Wita.



Rabu, 16 Januari 2013

My Review Film "Naga Bonar"



Dalam film Naga Bonar ini menggambarkan bagaimana keadaan Indonesia setelah berhasil merebut kemerdekaan pada tahun 1945. Pada saat itu pasukan Belanda ingin berusaha kembali menguasai daerah yang pernah ditinggalkan dalam melakukan penjajahannya. Aktor Naga Bonar yang diperankan oleh Deddy Mizwar ini pada awalnya adalah seorang pencopet. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu ketetapan takdir telah mengubah Naga Bonar menjadi seorang Jendral yang pada akhirnya memimpin pasukannya berhasil meraih kemenangan Indonesia dalam peperangan di daerahnya.
Dalam tayangan film tersebut tentunya memori rekaman ingatan kita tentang bagaimana peristiwa sejarah besar dalam detik-detik kemerdekaan Indonesia akan kembali terputar dalam benak pikiran. Kita tentunya masih akan mengingat peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Sejak saat itu, pekik kemerdekaan berkumandang di bumi Indonesia. Rakyat Indonesia merayakan kemenangannya dalam berbagai bentuk dengan penuh suka cita. Akan tetapi, ternyata masih ada pihak-pihak lain yang tidak rela dengan keberhasilan yang telah diperoleh Bangsa Indonesia seperti Inggris (Sekutu), Jepang, dan terutamanya adalah Belanda.
Keinginan Belanda untuk berkuasa kembali di Indonesia antara laskar pejuang bersenjata dan masyarakat sangat memberikan reaksi keras akan maksud keinginan tersebut. Pola posisi relasi keduanya saat itu sangat berusaha keras mempertahankan kemerdekaan yang telah diperoleh,dimana nyawa mereka pun sebagai taruhannya. Mereka menganggap kemerdekaan terlalu sangat mahal untuk dilepaskan begitu saja. Ketika segala bentuk penindasan datang mengancam dan bentuk keinginan menguasai Indonesia kembali oleh Belanda maka hanya ada satu kata dalam benak pikiran mereka yaitu lawan! Perlawanan tersebut merupakan reaksi keras yang dihadirkan terhadap pihak-pihak yang mencoba merenggut kemerdekaan. 

 
Aku pikir masih banyak perjuangan dimana tidak dilakukannya sistem pengolahan pengaturan secara resmi dalam artian masih bersifat kelompok masyarakat ataupun kedaerahan. Dimana struktur formal tentara yang ada pada saat itu yang memang memiliki peran yang sangat kurang memiliki kepentingan, oleh Naga Bonar bersama pejuang yang lain tidak dipedulikannya yang terpenting adalah tetap maju melakukan perlawanan pertempuran.
Dalam tayangan tersebut perlawanan tidak hanya dilakukan dengan perjuangan fisik tetapi juga dilakukan juga melalui diplomasi. Pola diplomasi tersebut menggambarkan betapa penyusunan strategi dalam berfikir sangat menentukan pula dalam perlawanan. Akan tetapi perjuangan diplomasi pun harus didukung dengan kekuatan fisik dan kekuatan dalam perjuangan senjata, sebab tanpa kedua dukungan tersebut tadi akan mempengaruhi pula posisi dalam perundingan tawar menawar mengalami posisi yang melemah. Dalam diplomasi  tersebut tampak Naga Bonar cukup jenius dengan membuat pihak Belanda kebingungan ketika melakukan penandatanganan perjanjian damai dan penentuan garis demarkasi tentang peta wilayah.
Jika berbicara tentang diplomasi, maka akan teringat kembali bagaimana perjuangan diplomasi yang pernah dilakukan bangsa Indonesia melaui perundingan linggarjati namun ternyata hasilnya sangat merugikan Indonesia dengan semakin sempitnya wilayah Republik Indonesia  yang hanya meliputi Jawa,Madura,dan Sumatra.Kemudian Perundingan Renville yang lagi-lagi merugikan pihak Indonesia dimana semakin sempitnya wilayah Republik Indonesia dan jatuhnya kabinet Amir Syarifudin yang dianggap telah menjual negara pada Belanda.
Dalam film Naga Bonar ini cukup memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita tentang bagaimana kadar semangat nilai-nilai nasionalisme yang sangat besar ditanamkan  dalam kepribadian rakyat Indonesia. Hal ini dapat dilihat dalam tayangan Naga Bonar bersama pasukannya sangat gigih dalam mempertahankan negara Indonesia dari keserakahan di tangan Belanda yang ingin menguasai kembali bumi Indonesia. Bagaimanapun dalam film ini, nasionalisme tersebut sebenarnya tidak hanya untuk negara Indonesia yang tampak pada pengorbanan dan kesetiaan dalam  membela bangsa ataupun tampak adanya upacara penghormatan terhadap sang merah putih, tetapi jika aku analisis secara mendalam sebenarnya rasa nasionalisme pun  yang ada pada kepribadian Naga Bonar bersama pasukannya sebenarnya muncul pula karena adanya kecintaan terhadap daerah tempat dimana mereka sekarang berpijak dalam melakukan proses perjuangan kehidupan.
Secara sederhana jika dirumuskan kadar nasionalisme yang diangkat bahwasanya daerah tersebut adalah tanah kelahiran mereka dengan segenap mula dan akhirnya, serta tempat dimana tidak menutup kemungkinan pula tempat mereka nantinya akan menguburkan nama sebagai pejuang bangsa khususnya pada daerah mereka yang dijadikan sasaran perebutan oleh Belanda. Secara kronologisnya para pejuang bersenjata dan masyarakat menganggap daerah tersebut adalah milik atau kepunyaan mereka, sehingga siapapun yang ingin merebut dan menjajahnya maka harus dilawan dan diperjuangkan.Semangat nasionalisme yang terlahir dalam kepribadian mereka tentunya tidak lahir secara tiba-tiba atau mendadak muncul dengan sendirinya,tetapi pastinya melalui suatu proses ikatan yang sangat panjang.Dalam film tersebut aku kira sangat jelas digambarkan nasionalisme yang berkembang tidak hanya semata-mata dalam perlawanan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,tetapi juga untuk kemerdekaan daerah mereka pada khususnya dari segala bentuk penindasan ataupun eksploitasi.
Aku kira tidak hanya semangat nasionalisme yang digambarkan dalam film tersebut.Akan tetapi terwujud juga suatu relasi pencitraan nilai-nilai religius dan sikap patriotisme yang tinggi.Dalam hal ini dapat dilihat bahwa meskipun Naga Bonar seorang Jendral yang dapat dikatakan memiliki suatu pangkat yang cukup terbilang tinggi dalam memimpin pasukan,tetapi ia tetap taat dan sangat patuh terhadap ibunya.Sebagai cuplikannya ketika ibunya memerintahkan tentang sesuatu hal apapun, Naga Bonar tidak dapat berkutit. Apapun yang diperintahkan sang ibu selalu saja dijalankan,walaupun sebenarnya di dalam diri Naga Bonar memberontak sebab apa yang dipikirkan Naga Bonar sedikit berbeda apa yang dipikirkan menurut pendapat sang ibunya yang oleh Naga Bonar mengatakan ibu dengan panggilan istilahnya adalah emak. Inilah  salah satu contoh bentuk aktualisasi pengabdian diri seorang anak yaitu dalam hal ini Naga Bonar yang tidak hanya mengabdikan diri untuk Bangsa ataupun lingkungan daerah tempat tinggalnya, tetapi juga suatu bentuk pengabdian yang sangat membanggakan dapat dipersembahkan kepada sang ibu yang sampai-sampai meneteskan tangis air mata melihat Naga Bonar bersungguh-sungguh berjuang keras untuk tanah Ibu pertiwi.
Selain itu dalam film ini sangat jelas pula tergambar bagaimana suatu proses kenaikan pangkat sangat penting dibutuhkan  untuk mendapatkan suatu legitimasi di dalam suatu komunitas.Sebab semakin tinggi pangkat jabatan yang dimiiliki maka pelayanan penghargaan yang didapatkan mungkin cukup istimewa jika dibandingkan pangkat yang terbilang masih berada di bawah.Sebagai contoh Naga Bonar sebagai Jendral tentunya akan mendapatkan pelayanan penghargaan istimewa yang berbeda dengan si Bujang yang hanya berpangkat sebagai kopral.
Satu hal lagi yang perlu dicermati dalam film ini, aku kira suatu hal pemikiran yang patut direnungkan kembali walaupun mungkin hal terkecil sekalipun tetapi sangat memiliki magnet yang kuat yaitu, bagaimana peran seorang sahabat dan orang yang dicintai dan dikasihi dapat menjadi motivator yang kuat sebagai pendamping atau dengan kata lain sebagai motivator penyemangat gerak langkah Naga Bonar di dalam memimpin medan perlawanan.Dalam tayangannya dapat tergambar bahwa kisah cinta dan persahabatan pun ikut berperan penting dalam mewarnai perjalanan perjuangan Naga Bonar dalam memimpin perlawanan sebagai contoh sahabat Naga Bonar si Bujang yang kemudian diangkat sebagai asisten pribadi Naga Bonar serta Kirana calon istri Naga Bonar yang disebutnya sebagai permaisuri yang istilah ini mungkin cukup aneh terdengar dalam istilah ketentaraan sebab istilah permaisuri sendiri pada kenyataannya sangat kental digunakan dalam wilayah di kerajaan. Film yang sangat memberikan aspirasi banyak pelajaran berharga ini dengan diwarnai penuh kelucuan dari berbagai aktor lagi-lagi sebuah apresiasi berupa acungan jempol ingin aku persembahkan pada film Naga Bonar yang memiliki alur cerita dan bahasa yang sangat hidup dan menarik dalam memberikan gambaran pelajaran semangat nasionalisme dan berbagai pelajaran berharga yang lain ditengah-tengah perkembangan zaman yang telah banyak dipengaruhi oleh budaya barat.

 

My Review Film "Diamonds of War"

Film ini menceritakan bagaimana Dominic Cuningham seorang reporter National Geography yang berasal dari Kenya Afrika Timur ingin menguak kembali peristiwa intan berdarah di Sierra Lione, Afrika. Tempat ini merupakan awal mula terjadinya pemberontakan yang disebut dengan intan berdarah. Setelah perang berakhir di masa itu, Dominic Cuningham beserta rekan-rekannya mengadakan perjalanan panjang untuk kembali menceritakan kisah intan berdarah tersebut. 

Perjalanan di awali di Sierra Lione menuju ke Koidu,Freetown, lalu Kenema yang mana di kota ini bisnis intan sangatlah besar, kemudian menuju lagi ke Belgia, Liberia, dan menuju ke Antwerp. Dalam perjalanan tersebut, banyak ditemukan bagaimana proses perdagangan intan dilakukan secara illegal tanpa adanya sertifikat resmi dan sebanyak 60 % intan telah diselundupkan. Dari film ini, suatu pelajaran yang dapat dipetik bahwa suatu negara yang memiliki sistem pemerintahan yang lemah dan tidak bisa mengontrol warga negaranya dengan baik, maka berdampak pada terjadinya pelemahan pondasi negara sehingga legitimasi power yang dimiliki pun terkalahkan oleh kuasa kapitalisme.


  

My Review Film "Enemy of The State"


Film yang di sutradarai oleh Tony Scott dan producernya Jerry Bruck Heimer ini sangatlah kreatif dalam memberikan persembahan khususnya kepada  film mania (termasuk aku sendiri….hehe), sehingga satu bentuk apresiasi berupa acungan jempol ingin aku berikan untuk film Enemy of the State ini. Kasus terbunuhnya Phil Hamersly seorang anggota konggres menjadi sangat misterius untuk diungkap. Adalah Daniel Zafits yang dengan secara tidak sengaja merekam kejadian pembunuhan tersebut dan kemudian melakukan pengcopian data. Hal tersebut akhirnya diketahui oleh Thomas Reynolds selaku politikus bersama rekan-rekannya yang sebenarnya menjadi aktor dibalik pembunuhan tuan Phil Hamersly. Setelah meninggalnya Daniel Zafits dalam tragis kecelakaan pengejaran pihak NSA, sasaran target selanjutnya adalah Bobby Dean seorang pengacara yang dituduh berhubungan dengan mafia dan dituduh melakukan pencucian uang. Selain itu dituduh pula selingkuh dengan seorang wanita teman lama dari Dean yang bernama  Rachel Banks yang dengan secara tiba-tiba meninggal sangat tragis di kediamannya yang dilakukan pula oleh pemburu NSA. Saat pengejaran tersebut, Dean bertemu dengan tuan Brill yang kemudian melakukan kerjasama dalam membuka tabir misteri pembunuhan Phil Hamersly. Akhirnya setelah melalui proses perjuangan yang sangat sulit, kasus tersebut dapat terungkap juga di mana Thomas Reynolds beserta kaki tangannya ternyata adalah aktor dibalik peristiwa pembunuhan tersebut. 

Minggu, 13 Januari 2013

Tanggal yang Mesti Diingat

~ Jumat, 11 Januari 2013 aku mulai training di PT Pupuk Kaltim...
Kantor Pusat :)

Alhamdulilah banget yah hari yang ditunggu pun datang...aku kira awalnya kita diminta datang tanggal segitu cuma buat pengarahan saja
eh ternyata udah termasuk mulai training (11 Januari 2013 - 10 Oktober 2013)
hari pertama itu ada acara sambutan dari :
-Manager KHI Bpk. Agus Subekti
-Manager Diklat Ibu Lola Karmila
Acara pembukaan itu dihadiri juga sama beberapa staf dari Dep. KHI ada Pak Jojo, Pak Gito, Pak Marsono, dan seorang Ibu yang ga aku kenal beliau namanya sapa.
Sama dihadiri juga oleh Manager Karir dan Pengembangan Bpk. Sunaryo Broto.
Pembukaan selesai, habis itu kita diberi pengarahan, tanya jawab, dan dibagiin surat perjanjian kontrak untuk di tanda tangani kedua belah pihak.
Setelahnya, ngukur baju seragam untuk dipakai selama training, foto untuk badge, dan pengarahan dari Kamtib.
Habis itu lagi...kita dikenalin tentang Company Profile beserta segala fasilitasnya yang bertujuan ngebuat kita bisa semakin semangat!!!!
dan yang juga kaga kalah seru semuanya diajarin nyanyi Mars PKT.
Ternyata oh ternyata, aku diminta Pak Gito dan teman-teman agar maju menjadi dirigen.
Terimakasih semuanyaa...kalian sudah bernyanyi luar biasa *eh kayak Ariel Noah aja yah aka x-Peterpan heheee
 

-Sekian... :)



Rabu, 09 Januari 2013

Wejangan Pagi Sebelum Berangkat Kerja


 

Pagi tadi pas sarapan sebelum berangkat kerja, di depanku ada a'baku yang sedang duduk sambil menikmati secangkir kopi susu panas.

Dihadapanku itu, beliau memberiku wejangan bahwa jika ingin menjadi karyawan yang baik, maka ingatlah selalu 3 kunci ini :

1. Jangan sampe berkelahi dengan teman kerja. Jadilah pribadi yang selalu ramah, sabar, dan baik dengan siapa saja, walaupun mungkin ada yang ga suka dengan kamu.

2. Jangan pernah sekali pun untuk mencuri, artinya jadilah pribadi yang selalu jujur.

3. Jangan mencoba untuk bolos

Terimakasih a'ba sudah memberiku wejangan pasti akan selalu aku inget dan menerapkannya #insyaallah

Jujur aku salut sekali padamu...walaupun dulu engkau tak sempat mengeyam sekolah sampe tingkat yang tinggi, tapi engkau begitu bijak dan sangat baik hati untuk menjadikan anakmu menjadi pribadi yang harus selalu baik!!!!

I LOVE YOU SO MUCHHH :)